Header Ads

AGEN TOGEL BANDAR TOGEL DAN CASINO ONLINE TERPERCAYA

5 Hal Misteri Kasus Pembunuhan Ibu Kos Cantik, Terkuak Sikap Tak Lazim Terduga L di Hadapan Polisi

5 Hal Misteri Kasus Pembunuhan Ibu Kos Cantik, Terkuak Sikap Tak Lazim Terduga L di Hadapan Polisi

DUNIA BERITA - Misteri kasus pembunuhan Metha Novita Handayani (38), ibu kos, mulai terkuak.

Anggota Polsek Banyumanik pada Sabtu (3/3/2018) menangkap dua terduga kasus pembunuhan itu.

Kasus ini bermula dari temuan jasad wanita dengan luka tusukan di perut.

Lokasi kejadian, di rumah korban, Jalan Bukit Delima B9 17, Ngaliyan, Semarang.

Dari penangkapan terduga pembunuhan itu, polisi mendapat sejumlah temuan.

Berikut sejumlah temuan polisi, seperti dilansir TribunJateng.

1. Orang dekat

Terduga pelaku tak lain orang yang kenal dengan korban.

Mereka adalah mantan pembantu rumah tangga (PRT) dari korban.

Polisi mendapat informasi itu dari tetangga yang sempat melihat terduga saat kejadian.

Juga ada petunjuk pelat nomor yang dipakai oleh pelaku.

2. Penangkapan

Selang satu hari, anggota polisi menciduk terduga pelaku.

Polisi mengamankan dua orang, perempuan dan pria.

Tidak ada perlawanan saat mereka diamankan polisi.

3. Bertingkah tak lazim

Sikap L, satu di antara terduga, membuat heran petugas.

"Mereka tak ada upaya perlawanan saat ditangkap, cuma yang cewek ini agak aneh tingkahnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Banyumanik AKP Andi pada Tribunjateng.com.

Pasalnya tingkah L sedikit tak lazim, yaitu kadang tersenyum tanpa sebab waktu jawab pertanyaan.

"Kesannya seperti orang 'kurang genep' waktu itu," tutur AKP Andi terheran-heran.

Meskipun L dan R tetap menjawab semua pertanyaan yang diajukan petugas dengan jelas, namun perilaku yang ditunjukkan L membuat para petugas Polsek Banyumanik heran.

4. L dimata ibu korban

Kustantoniyah (67) ibunda korba mengenal terduga L.

L adalah mantan PRT yang bekerja selama tiga bulan.

Kus, menjelaskan L termasuk PRT yang kurang sigap dalam hal pekerjaan.

Selain itu, L juga kerap berduaan dengan pacar di depan rumah.

"Kalau pacaran di depan sini, kadang di pos ronda situ, dan pakaiannya celana yang minim itu, nah tetangga pada ngomongin, Metha juga kan yang nggak enak," jelas pensiunan dosen PGSD Unnes tersebut.

5. Diberhentikan secara halus

Dari alasan itulah kemudian Metha memutuskan untuk tidak lagi memakai jasa L.

Sepengetahuan Kus, anaknya memutuskan untuk memecat L juga dengan cara yang halus.

"Alasannya Metha mau ke Jakarta dua minggu sehingga jasa L tidak dibutuhkan lagi. Nanti kalau butuh L dipanggil lagi, gitu mecatnya," bebernya.

Kini ia berharap proses penyidikan segera tuntas dan pelaku segera diadili.

Kus hanya berharap hukuman yang setimpal dengan kematian anaknya.

1 komentar:

  1. perkenalkan nama saya Sahra. saya berasal dari kota Reog Ponorogo saya pernah bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu restaurant di dubai. dimana saya sudah hampir kurang lebih 5 tahun lamanya saya bekerja di restaurant tersebut.

    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha sendiri di kampung, namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud

    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan teman di https://pesugihanputihislamia.blogspot.com. Saya buka di google dan disitulah awal kesuksesan saya sampai sekarang alhamdulillah ya allah...

    jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk mendapat kesuksesan seperti saya anda tak perlu ragu. atau malu dikejar hutang lagi, Tergantung keyakinan dan kepercayaan saja. Banyak pilihan di berikan yaitu Dana Hibah, penglaris usaha dagan, dana gaib, anka gaib togel, jampi pelet, dll

    Kini saya berbagi pengalaman saja sudah saya rasakan dan buktikan sampai sekarang. Atau mungkin ada teman mau hubungi langsung beliau ini nomer WhatsApp nya 0822 9127 7145 Semoga bermanfaat. aminn...


    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.